Tabulampotku

Showing posts with label pendahuluan. Show all posts
Showing posts with label pendahuluan. Show all posts

Wednesday, October 24, 2012

Mendidik anak gemar menanam dan mencintai lingkungan

Pohon Melon anaku......

Ada banyak cara untuk mendidik anak supaya mencintai lingkungan sekitar dan menanamkan jiwa gemar menanam. Pada saat itu aku tertegun ketika melihat ada tunas baru yang menyembul di sela sela tanaman hias di teras rumah. Sempat terpikir kalo itu gulma atau tumbuhan penggangu tanaman. Hapir saja aku cabut tunas kecil yang baru trubus dari biji itu. Anak laki laki ku teriak " Pak, jangan di cabut! Itu tanaman melon ku, kemarin aku naruh biji melon yang habis aku makan buahnya, disini pak..." Ooowh gitu ya, hmmmm... ternyata anakku suka menanam juga rupanya hehehe...
melon anakku
Akhirnya melon kecil itu aku pindahkan ke sebuah wadah, polybag. "Sekarang pohon ini jadi tanggungjawab kamu yaa...Nak" Aku bilang ke anakku. Dengan polybag ukuran 50 berserta media tanam campuran tanah, pupuk kadang dan sekam perbandingan 1:1:1, aku berharap pohon ini menjadi subur.
3 minggu
Senyum mengembang terlihat jelas di raut muka polos anakku yg saat ini masih sekolah kelas 3 SD, saat melihat pohonnya tumbuh dengan subur. Setiap sebelum berangkat sekolah selalu disiram dengan pistol air mainannya. Dasar anak anak hehehe... ada ada saja tingkanya :) , terkadang dia ambil penggaris, tiap hari di ukur ketinggannya. Sesekali di elus elus daunnya sembari berujar... cepetan gedhe yaaa... berbuah yang banyak ya...
Hihihihi... lucu juga melihat tingkanya, meskipun bibit itu bukan dari bibit unggulan tetapi mudah mudah masih bisa berbuah.
Saat ini pohon melon itu sudah berumur tiga minggu, dengan tinggi kurang lebih 30 cm. Mudah mudahan sebentar lagi keluar bunga, agar anakku tidak kecewa.
" Kamu rawat baik baik ya anak... seperti halnya hewan, semakin sering kamu perhatikan maka tanaman juga akan semakin subur dan berkembang". Mudah mudahan bumi kita semakin terselamatkan, meskipun hanya sedikit sekali yang dapat kita lakukan.
Baca selengkapnya

Friday, October 19, 2012

APA ITU TABULAMPOT

MANFAATKAN PEKARANGAN 

RUMAH DENGAN TABULAMPOT


Tabulampot
Sekilas Tips Perawatan Tabulampot
Media Tanam
Ada beberapa alternatif media tanam. Di Sri Wijaya Tani, kami biasa menggunakan campuran tanah(merah), pupuk kandang (kambing) dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1. Sekam padi gunanya lebih pada penggembur tanah, disamping kalau sudah hancur bisa jadi pupuk juga. Jadi kalau sekam tidak tersedia, campuran tanah dan pupuk saja juga bisa. Yang penting, media gembur atau bersifat forous.
Pemilihan Pot
Pemilihan ukuran pot disesuaikan dengan ukuran bibit yang akan ditanam. Jika bibit masih berukuran kecil, gunakan pot kecil. Tujuannya adalah, disamping menyangkut estetika, penggunaan ukuran pot yang bertahap, nantinya akan memudahkan dalam penggantian media tanam. Maksudnya, pada saat media tanam sudah waktunya ditambah atau diganti, dapat dilakukan bersamaan dengan penggantian pot ke ukuran yang lebih besar.
Penyiraman
Penyiraman dapat dilakukan setiap hari kecuali media tanam masih basah. Penyiraman bisa pagi atau sore. Tapi sebaiknya, jika pagi (sebelum jam 8 pagi) ya pagi terus, kalau sore (setelah jam 4 sore) ya sore terus.
Pemupukan
Pemupukan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan sekali, atau minimal dua kali setahun yaitu pada awal musim hujan dan awal musim kemarau. Pakailah selalu pupuk organik. Gunakan pupuk kimia secara bijak. Artinya, penggunaan pupuk kimia hanya pada waktu dan dosis yang memang dibutuhkan, seperti pada proses pembungaan/pembuahan yang memerlukan pupuk (unsur hara mineral makro) P dan K yang tinggi, serta pupuk yang mengandung unsur mikro seperti Ca, Mg, Mn, Zn, Fe dll. Unsur Mg misalnya, sangat mempengaruhi pembentukan klorofil tanaman, sehingga fotosintesis berjalan optimal. Selain itu Mg juga berfungsi sebagai katalisator penyerapan unsur P dan K.
Pemangkasan
Pemangkasan bertujuan untuk ; pembentukan tajuk baru, pemeliharaan, produksi dan peremajaan. Jadi dengan demikian, tanaman memerlukan beberapa tahap pemangkasan. Pada tanaman yang masih kecil, pemangkasan diperlukan untuk membentuk pencabangan. Pemangkasan pemeliharaan diantaranya memangkas cabang / tunas air dan cabang bagian dalam yang tidak terkena matahari langsung. Pemangkasan produksi diantaranya lebih berhubungan dengan tanaman yang memerlukan pemangkasan untuk merangsang pembungaan. Sementara pemangkasan peremajaan dilakukan pada tanaman yang sudah tua atau tanaman sudah terlalu besar untuk ukuran tabulampot.
Pembungaan/Pembuahan
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merangsang pembungaan, seperti pemupukan, stress air, pelukaan dan pemberian zat pengatur tumbuh. Di Sri Wijaya Tani sebenarnya jarang dilakukan perlakuan untuk merangsang pembungaan karena hanya dengan pemupukan rutin pun seringkali sudah cukup. Namun jika memang diperlukan kami lebih memilih melakukan perlakuan pemupukan. Dan bahkan kami tidak merekomendasikan cara lain. Alasannya, cara-cara selain pemupukan memerlukan keterampilan lebih.
Perlakuan pemupukan dilakukan dengan cara :
Sebelum dilakukan perlakuan, minimal 1 bulan sebelumnya tanaman telah diberi asupan yang cukup berupa pupuk organik. Pupuk organik yang diberikan bisa berupa pupuk organik murni seperti pupuk kandang atau kompos, bisa juga pupuk organik buatan yang tersedia dipasaran.
Pastikan tanaman telah cukup umur dan tanaman benar-benar dalam keadaan sehat yang ditandai dengan pencabagan merata, warna daun hijau tua mengkilat dan tidak sedang terserang hama atau penyakit.
Pastikan juga tanaman tidak sedang berpucuk/berdaun muda.
Setelah syarat-syarat 1 sampai 3 dipenuhi, perlakuan pemupukan untuk merangsang pembungaan dapat dilakukan dengan cara :
Berikan pupuk (unsur hara mineral makro) dengan kandungan Fosfor dan Kalium yang tinggi.
Jika pupuk yang digunakan tidak mengandung unsur mineral mikro, tambahkan unsur hara mineral mikro seperti Ca, Mg, Zn, dan lain-lain sebagai pelengkap.
Jika tanaman sudah mengeluarkan bunga, berikan pupuk dengan kandungan K yang lebih tinggi.
Sampai buah matang, ulangi pemberian pupuk berkandungan K yang cukup. Dengan demikian akan diperoleh buah yang lebih besar dan manis.
Pengendalian Hama
Untuk menjaga tanaman dari serangan hama dan penyakit, dapat saja dilakukan penyemproran anti hama / penyakit secara rutin. Tapi gunakanlah anti hama / penyakit organik.
Penempatan Tanaman
Tempatkan tanaman di lokasi yang mendapat sinar matahari langsung minimal 8 jam per hari.
Baca selengkapnya

Friday, October 5, 2012

Selamatkan Bumi dengan menghijaukan rumah kita

Bismillahirohmannirohim........
Assalamualaikum Wr. Wb

Allhamdullilah akhirnya terwujud juga impian saya untuk memiliki blog sendiri.Meskipun sangat sederhana dan masih banyak kekurangan disana sini namun mudah mudahan blog ini ada manfaat bagi saya maupun bagi orang lain.Terimakasih banyak untuk Bpk. M. Syukri yg telah banyak membantu dan mengajari saya dalam pembuatan bolg ini.Maklum karena saya termasuk orang yg Gaptek.
Berawal pada waktu itu bulan Februari 2012, bulan yg semestinya masih banyak turun hujan dan sejuk tetapi cuaca di daerah saya sangat panas. Hanya ada 3 batang pohon yg menghiasi teras rumahku yaitu mangga, sawo dan blimbing wuluh, itupun sudah dalam keadaan kering. Hidup segan tapi mati pun segan.
Terlintas untuk memulai lagi hoby yg dulu sempat hilang karena kesibukan dikantor yg cukup padat yaitu berkebun.Iseng2 saya coba untuk browsing di intrenet. Fiuuuuuh ternyata banyak sekali masukan yg saya dapat dari situ.
Akhirnya aku membulatkan tekad, untuk memulai menanam kembali.Pilihanku jatuh pada Tabulampot ( Tanaman buah dalam Pot ) karena Tabulampot merupakan sistem tanam tanaman yg ngga bikin kita repot.

Setelah melihat2 kembali pekarangan rumah yg ada. Ternyata memang sempit sekali hehehe... coba melirik ke atas baru nyadar kalo car pot rumahku ternyata cor2 an dan aku pikir bisa aku manfaatkan untuk tempat beberapa tabulampot.
Dengan berbekal uang pas2 an, aku mulai hunting tanaman yg sekiranya menarik, cepat berbuah,murah dan cocok untuk ditanam dalam pot.
Satu persatu nursery dan penjual tanaman hias aku datangi. Hari pertama aku belum menemukan tanaman yg cocok, dan hanya beberapa pot dan media tanam yg aku beli. Karena kesibukan kerja maka aku putuskan untuk melanjutkan minggu berikutnya.
Akhirnya pohon pertama pun aku dapat. Pilihanku jatuh pada pohon klengkeng Diamond River, yang saat itu sudah mulai berbuah.
Begitulah seterusnya jika punya sedikit sisa rezeki aku belikan tanaman.Hingga akirnya saat ini sudah lebih dari 25 macam koleksi tabulampot. Keinginin untuk terus mengkoleksi tanaman terus menurus menggebu saperti racun yang susah hilang dari dalam hati ini. Namun karena terkendala lahan yg terlalu sempit, akhirnya aku putuskan untuk merawat semaksimal mungkin tanaman yg ada pada saat ini

Allhamdullilah saat ini rumahku jadi sedikit lebih adem hehehe.. dan tentu saja saat ini meskipun tidak banyak aku bisa merasakan memetik buah dari hasil jerih payahku sendiri dan di halaman rumahku sendiri.
Rumah yang mungil itu sekarang telah terhijaukan..
Ya Allah..Semoga usahaku ini bisa sedikit menghibur manusia yang sudah rindu akan hijaunya kehidupan...

Belalang Tua Baca selengkapnya
/*tambahan lagi*/